UMNNEWS - Mungkin kita kerap tidak menyadari bahwa dalam
berkendara motor alat pengukur kecepatan menunjukan angka yang tinggi, padahal
dalam realita sebenarnya masih dalam status yang aman.
Hal ini dikarenakan dalam pembuatan motor tersebut, pabrikan
sudah mencoba produk tersebut sebelum dipasarkan. Dalam hal ini adalah tentang
alat pengukur kecepatan (speedometer). Berdasarkan yang tertera di spidometer
dan hasil dari Racelogic.
Racelogic adalah sensor satelit yang mengukur kecepatan,
sehingga kecepatan yang ditampilkan lebih real.
Kenapa kecepatan yang tertera di spidometer cenderung lebih
tinggi? “Terkait dengan psikologi pengendara, untuk safety,” terang M.Bahruni,
Headchief Technical Service Kawasaki Motor Indonesia.
Hal ini dilakukan agar pengendara jika memacu kendaraanya
dalam kecepatan tinggi akan mengurangi intensitas pengendara dalam membuka gas
lebih dalam dan akan mengurangi laju motor tersebut. Namun dalam kecepatan
rendah alat pengukur kecepatan tersebut akan menunjukan angka yang presisi,
berbeda jika motor tersebut dibawa dalam kecepatan tinggi maka akan ada
penyimpangan atau ketidak tepatan dalam mengukurnya. Dengan demikian kita juga
harus tetap berhati-hati dalam membawa kendaraan dan jangan melewati ambang
batas yang disarankan oleh pabrikan motor itu sendiri.
Penulis: Ardyan Endardo | 12140110224

Tidak ada komentar:
Posting Komentar