Translator!

Selasa, 13 Januari 2015

Analisis Seputar Kandungan Air di Mars

Berdasarkan pemahaman kelayakhunian planet, planet-planet yang punya air di permukaan merupakan planet yang layak huni. Untuk mencapai hal tersebut, orbit suatu planet harus berada di dalam zona layak huni. Di Tata Surya, zona tersebut terbentang dari setelah Venus hingga poros semi-mayor Mars.

Permukaan Mars
Menurut penelitian NASA, air yang terkandung di Mars tersusun rapih di dasar tanah. Kajian dan penelitian baru berdasarkan laporan foto tersebut juga terus bermunculan. Salah satunya adalah analisa bahwa memang di planet merah tersebut mengandung air, namun kini tidak lagi berada di permukaan.





Selama ini, banyak peneliti yang mengatakan bahwa sulfat yang terdapat di permukaan planet tersebut adalah salah satu bukti dari keberadaan air, namun Michalski beranggapan berbeda.
Ia berpendapat bahwa kandungan sulfat di permukaan bukan sebagai indikasi tempat yang berair dan layak huni. Selain itu, permukaan Mars sangat berdebu dan kering. Dengan permukaan yang demikian, maka Mars tidak layak sebagai tempal untuk hidup.

Tanda-tanda kehidupan masih dipertentangkan oleh beberapa ilmuwan. Namun, apabila dapat mengebor lebih ke dalam lagi dan menemukan air, tidak menutup kemungkinan bahwa memang ada kehidupan di planet merah tersebut. (JY)

Sumber: Wikipedia



Penulis: Jordie Yonatan / 12140110124
Editor: Thesar Metta

Tidak ada komentar:

Kritik dan Saran