“gue lagi ga enak badan nih bro,
stop dulu deh olahraganya...”
Ungkapan tersebut sangat akrab dalam benak setiap anak muda
yang gemar berolahraga maupun yang tidak gemar berolahraga. Bagi sebagian besar
anak muda, berolahragalah ketika tubuh sedang fit, dan berhenti berolahraga
ketika tubuh tidak fit. Mungkin ungkapan tersebut sudah dianggap sebagai salah
satu ‘hukum’ ketika hendak berolahraga karena hampir setiap orang melakukannya
tanya disuruh.
Namun nampaknya pendapat berbeda
dimiliki oleh Aziz Luthfi, dosen Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang
gemar berolahraga gowes meskipun
usianya sudah 58 tahun. Bagi dosen yang mengajar mata kuliah statistik ini,
olahraga justru wajib dilakukan ketika tubuh sedang tidak fit. Ditemui oleh tim
featuremezzo di kediamannya di sektor Catalina, Serpong, pria yang memiliki 2
anak ini menuturkan bahwa salah satu penyebab mengapa olahraga terasa sia-sia
adalah karena salah kaprah yang selalu dipegang teguh oleh banyak anak muda
tersebut.
“olahraga gunanya buat bikin badan
fit, jadi kalo lagi ga fit, justru harus olahraga, supaya badan fit dan kuat
lagi, bukannya malah istirahat tidur-tiduran,” tutur Aziz.
Lalu manakah yang benar? Bagi pria berambut putih ini,
semuanya relatif, tergantung niat dan kemauan orang yang menjalankan olahraga
itu sendiri. Aziz sendiri sudah mampu membuktikan kata-katanya. Sekalipun sudah
cukup berumur, dia masih mampu gowes setiap hari, bahkan pernah menempuh
perjalanan jarak jauh dari Tangerang hingga Cirebon hanya menggunakan sepeda.
Bahkan pada Desember ini, Aziz
melakukan sesuatu yang lebih gila lagi untuk kegiatan amal. Dia akan melakukan
gowes melintasi Tangerang, Depok, Cirebon, hingga Tasikmalaya untuk dapat
mengumpulkan dana bagi yayasan yang dia kelola. Nah bagaimana dengan kalian guys?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar